Indonesia memiliki peraturan mengenai lingkungan yang ekstensif dan operasi pertambangan itu sendiri memiliki potensi inheren risiko lingkungan yang umumnya terkait dengan polusi lingkungan akibat dari pengolahan limbah. Salah satu permasalahan lingkungan utama yang dihadapi oleh operasi pertambangan emas adalah manajemen air limbah dan tailings, karena tailings dapat mengandung zat-zat yang memiliki potensi membahayakan manusia dan lingkungan. Kegiatan operasional pertambangan Archi telah memenuhi peraturan peraturan lingkungan hidup yang berlaku dalam semua aspek yang material.

 

Elemen inti dari nilai-nilai Archi adalah beroperasi untuk mencapai keuntungan tanpa mengorbankan kesejahteraan sekitar. Di samping memenuhi persyaratan hukum nasional dan daerah serta standar internasional, kami tengah mengusahakan kepatuhan pada kerangka kerja kelestarian International Finance Corporation mengenai standar kebijakan dan kinerja untuk kelestarian sosial dan lingkungan, tata kelola dan transparansi.

 

Kami berkomitmen untuk menerapkan pengelolaan manajemen lingkungan terbaik dan telah membuktikan komitmen ini dengan memulai proses implementasi Environmental Management System ("EMS") berdasarkan ISO 14001. Program ini didasari oleh audit lingkungan internal dan eksternal berkala. Audit-audit tersebut merupakan mekanisme kunci untuk memfasilitasi perbaikan yang berkelanjutan atas program dan sistem manajemen lingkungan.

 

Guna memastikan Archi dan anak-anak perusahaannya sanggup mengelola risiko-risiko terkait lingkungan, kami melakukan program pelatihan dan pendidikan dengan topik seperti reklamasi dan revegetasi, manajemen air, flora dan fauna, sistem pemantauan, analisa dampak lingkungan, Environmental Management System ("EMS"), keanekaragaman hayati dan lain-lain. Pelatihan-pelatihan ini tersedia bagi seluruh karyawan di seluruh tingkatan organisasi Perseroan dan dilaksanakan secara teratur sepanjang tahun.